Guide untuk mahasiswa dalam claim free credit 100$ di azure
Pernah ngerasa ini?
Pengin deploy aplikasi ke server beneran, pengin nyoba model AI langsung, pengin belajar cloud... tapi langsung mentok di satu kata: bayar. Server itu nggak murah, kartu kredit nggak semua mahasiswa punya, dan uang bulanan sudah punya bagiannya masing-masing.
Nah, ini kabar yang layak kamu forward ke grup angkatan: Microsoft ngasih $100 kredit Azure gratis buat mahasiswa terverifikasi. Tanpa kartu kredit. Tanpa biaya tersembunyi. Programnya sudah jalan bertahun-tahun dan dipakai mahasiswa buat tugas akhir, proyek magang, sampai startup kecil-kecilan.
Apa itu Azure for Students?
Singkatnya:
- $100 kredit buat pakai layanan Azure apa pun, berlaku 12 bulan
- Tanpa kartu kredit — ini pembeda utamanya dari akun gratis biasa
- Diperbarui tiap tahun, selama kamu masih terdaftar sebagai mahasiswa (Gong banget)
- Ada layanan dengan free tier yang bisa dipakai tanpa menyentuh kredit sama sekali (Thank you microsoft)
Dan yang sering bikin orang kaget: jurusannya nggak harus IT. Manajemen, ekonomi, desain, kedokteran — semua bisa ikut. Malah buat non-IT, skill data dan cloud jadi nilai jual extra di CV.
Syaratnya cuma dua (beneran)
- Kamu mahasiswa aktif — D3, S1, S2, S3, jurusan apa pun.
- Umur 18 tahun ke atas.
Buat verifikasi, cara paling gampang pakai email kampus (yang .ac.id atau format student kampusmu). Kalau email kampusmu nggak terdeteksi otomatis — ini kadang kejadian di kampus yang emailnya jarang dipakai — masih ada jalan: upload KTM atau surat keterangan mahasiswa aktif. Prosesnya lewat sistem verifikasi, biasanya selesai dalam hitungan menit, paling lama beberapa hari.
Cara klaimnya, ±5 menit
- Buka halaman verifikasi: https://signup.azure.com/studentverification?offerType=1&wt.mc_id=studentamb_668949
- Masuk pakai akun Microsoft (gratis bikin, dan sarananku bikin khusus buat ini biar rapi).
- Masukkan email kampusmu.
- Ikuti instruksinya: verifikasi lewat kode di email, atau upload dokumen kalau diminta.
- Selesai — kredit langsung ada di akun Azure-mu, tinggal pilih layanan yang mau dicoba.
Buat apa aja $100 itu?
Biar kebayang, ini contoh nyata yang paling sering dipakai mahasiswa:
- Hosting tugas akhir atau tugas besar. Dosen tinggal buka link, bukan liat screenshot localhost. App Service punya free tier yang cukup buat satu web kecil.
- Nyoba AI dan API. Mau ngerjain tugas yang butuh model bahasa, image recognition, atau chatbot? Ini dananya.
- Belajar deployment. Dari "jalan di laptop doang" ke "bisa diakses siapa saja lewat link" — jarak itu skill yang sering ditanya pas interview.
- Eksperimen bebas. Database buat proyek, storage buat backup, VM Linux buat oprek-oprek — nggak usah takut tagihan.
Tips biar kreditnya awet
- Matikan VM dengan benar. VM yang "stopped" tapi belum di-deallocate masih bisa dihitung pemakaiannya. Biasakan deallocate kalau nggak dipakai.
- Mulai dari ukuran paling kecil. Buat belajar, spesifikasi kecil udah lebih dari cukup.
- Buka Cost Management seminggu sekali. Dashboardnya gratis, dan habit-nya bikin kamu sadar ke mana-mana uangnya.
- Cari dulu layanan yang free tier-nya cukup — sering kali kamu nggak butuh ngelirik kredit sama sekali.
Terus kalau sudah lulus?
Programnya berhenti saat status mahasiswamu berakhir — fair, kan? Semua yang kamu bangun bisa dibawa ke akun Azure biasa (bayar sesuai pemakaian), atau datanya kamu ekspor. Yang nggak bisa diambil alih Microsoft: skill-nya tetap punyamu.
Mulai sekarang
Verifikasinya di sini, butuhnya sekitar 5 menit:
https://signup.azure.com/studentverification?offerType=1&wt.mc_id=studentamb_668949
Dan kalau kamu mau belajar Azure dari nol dengan learning path gratis (baca: nggak nguras kredit), mulai dari sini: https://learn.microsoft.com?wt.mc_id=studentamb_668949
Full disclosure: aku anggota Microsoft Learn Student Ambassadors, dan link di atas mencatat kontribusi share-ku ke program. Buat kamu programnya tetap gratis — nggak ada biaya apa pun yang nambah gara-gara link ini.
Top comments (0)